Menilik Keajaiban Air Dukun Tiban dari Segi Ilmiah

Juni 29, 2009

Setelah Jombang dan Bangkalan dihebohkan dengan munculnya dukun cilik, kini giliran di Pamekasan muncul kasus serupa. Dukun cilik itu bernama Dina, 12, warga Desa Sumedangan, Kecamatan Pademawu. Dina mengerahkan tenaga dalam sambil membaca doa dan zikir (SURYA, 24 februari 2009).
Fenomena dukun tiban seperti Ponari, Dewi, Cak Mad, dan Dina, tengah menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Mereka seolah-olah tak percaya, mengapa hanya dengan air bekas rendaman batu atau tenaga dalam penyakit para pasien bisa sembuh. Pengobatan alternatif model baru ini seolah-olah tidak logis
Ternyata, pengobatan unik ini bisa dijelaskan secara ilmiah. Air yang menjadi media penyembuhan para pengobat alternatif ini mengandung keajaiban. Seorang peneliti dari Jepang, Dr. Masaru Emoto telah mempublikasikan hasil penelitiannya tentang keajaiban air. Di dalam esainya yang berjudul ”The True Power of Water”, Emoto memaparkan bahwa air memiliki kemampuan “mendengar” kata-kata, “membaca” tulisan, dan “mengerti” pesan. Jika kita berdoa dengan sungguh-sungguh pada segelas air, maka keinginan kita akan “tercetak” pada air itu.
Molekul air mampu mentransfer pesan dari orang yang meminumnya. Ia mampu berubah sesuai dengan perkataan yang didengarnya. Contohnya, jika dibacakan doa kesembuhan, maka molekul air akan berubah menjadi Kristal segi-enam yang indah. Jika dibacakan doa Islam, maka akan muncul Kristal segi-enam dengan lima cabang daun yang berkilauan. Setelah dibacakan kata “malaikat”, molekul air akan berubah menjadi rantai heksagonal yang indah. Saat kita berkata “jiwa”, maka air akan berbentuk Kristal segi enam dengan lubang berbentuk hati di tengahnya.
Begitu juga saat air diperdengarkan musik simfoni Mozart, Kristal akan berbentuk bunga. Molekul air juga akan berubah menjadi Kristal yang unik dan indah, dan setiap elemennya tumbuh dengan harmonis jika kita menyanyikan lagu “Imagine” dari John Lennon. Molekul air berbentuk indah terdapat pula pada mata air Sanbu-Ichi yang masih jernih di Jepang.
Tapi, molekul air yang indah ini bisa rusak jika kita membaca kata dan kalimat negatif. Saat kita berkata “setan”, maka bentuk rantai heksagonal berubah menjadi Kristal berbentuk buruk dengan bola api di tengah. Saat air diperdengarkan musik heavy metal, molekul air berbentuk Kristal akan hancur. Kristal juga akan rusak saat kita membaca kalimat “aku akan membunuhmu” dan “Adolf Hitler”. Bentuk Kristal di molekul air pada sungai yang tercemar juga tak terlihat.
Dari penelitian Emoto, kita bisa menyimpulkan bahwa keberhasilan penyembuhan yang tampak dari pengobatan alternatif oleh para dukun tiban itu tidak semata-mata terjadi  karena kekhasiatan batu petir. Tapi, para pasien bisa sembuh karena digunakannya air sebagai media penyembuhan. Air rendaman dan  doa berfungsi sebagai penampung pesan, yakni harapan akan kesembuhan yang dibacakan oleh pengobat alternatif. Hasil penelitian Dr. Masaru Emoto menunjukkan bahwa air hanyalah salah satu dari keajaiban yang diciptakan oleh Tuhan.

Belajar Bahasa Inggris itu Menyenangkan

Juni 29, 2009

Mayoritas (82 persen) siswa SMP tak lulus try out ujian nasional. Dari empat mata pelajaran yang diujikan dalam Unas, Bahasa Inggris menjadi pelajaran yang paling banyak menjatuhkan nilai para peserta ujicoba unas, yang dilakukan serentak oleh Dindik Surabaya. Nilai terendah Bahasa Inggris adalah 0,20. Bahasa Inggris menjadi momok bagi calon peserta unas. Padahal, mereka telah mempelajari bahasa internasional sejak berada di bangku Sekolah Dasar, bahkan TK.
Murid-murid yang akan mengikuti unas menganggap belajar Bahasa Inggris itu sulit, karena ia memiliki susunan kalimat yang beda jika digunakan di waktu yang lain. Mereka juga tidak berani mengobrol dengan wisatawan asing jika kebetulan bertemu. Padahal, turis itu mengapresiasi murid yang berani berbicara dalam Bahasa Inggris walaupun tidak  lancar.
Pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dianggap kaku dan monoton. Murid dipaksa menghafalkan 16 tenses, tanpa memahaminya. Jika ada kelas listening di lab, mereka hanya pasif mendengarkan dan kurang berani bertanya pada guru. Para siswa juga kesulitan menghafalkan kosakata (vocabulary). Selain itu, jumlah murid setiap kelas terlalu besar. Kelas bahasa hanya boleh menampung maksimal 20 murid.
Bahasa Inggris sebenarnya mudah untuk dipelajari, asal anda tahu triknya. Selain itu, senangilah Bahasa Inggris jika ingin menguasainya. Di dalam buku Financial Revolution, Tung Desem Waringin berkata bahwa manusia cenderung menjauhi hal yang dibencinya, dan mendekati hal yang disukainya.
Langkah pertama belajar bahasa inggris yang menyenangkan adalah dengan mengetahui 5 aspek dalam pembelajarannya, yaitu writing, listening,     grammar, speaking, dan vocabulary. Belajar writing dapat dilakukan dengan menulis diary dalam Bahasa Inggris. Latihan ini sekaligus untuk mengecek kemampuan grammar anda. Pemahaman akan fungsi tenses dalam waktu tertentu lebih berguna daripada sekedar hafalan. Misalnya, kalimat Fandy went to Malang.  Jika anda memahami tenses, otomatis anda mengenali kalimat ini sebagai simple past tense.
Gunakan Bahasa Inggris setiap hari di rumah dan di luar rumah, untuk belajar speaking. Di Pare, ada kursus dimana seluruh peserta wajib berbicara menggunakan bahasa inggris, dan metode ini terbukti berhasil. Ikutilah klub bahasa inggris, misalnya di kota Malang ada Malang Fun English Club. Jika anda bertemu wisatawan asing, beranikan diri untuk  mengobrol dengannya.
Kemampuan listening dan penambahan vocabulary dapat ditingkatkan dengan cara yang menyenangkan pula. Tonton film hollywood, dan simak dialog dari para aktor dan aktris. Catat  kata baru yang anda dapatkan dari teks terjemahan ( subtitle). Dengarkan lagu berbahasa inggris, cari teksnya, pelajari, dan jika bisa terjemahkan. Teks lagu tersedia gratis di internet, dan sambil mendengarkan lagu anda dapat berlatih listening sekaligus menambah vocabulary.
Bahasa Inggris bukanlah momok bagi anda. Gunakan cara belajar yang menyenangkan dan anda akan menuai hasil yang menyenangkan pula.

Manfaat Donor Darah

Juni 25, 2009

“Tass!” Jarum memasuki area kulit lipatan lengan yang telah disterilkan dengan alkohol. Ketika darah mulai mengalir ke kantong darah, sensasi tersendiri menggelitik tubuh. Setelah proses selesai, sebuah bungkusan berisi roti, susu, air mineral, serta kapsul penambah darah diberikan pada pendonor. Itulah sebagian gambaran proses transfusi darah.

Banyak orang yang ciut nyalinya dan takut akan berbagai resiko donor darah. Padahal, sebelum mendonorkan darah, calon pendonor harus melewati berbagai prosedur demi keamanan dirinya. Calon pendonor harus berusia sedikitnya 17 tahun, berbadan sehat, dan tidak sedang hamil atau menstruasi (bahkan wanita yang baru beberapa hari selesai haid dilarang menyumbangkan darahnya). Selain itu, calon pendonor harus memiliki berat badan minimal 45 kg, tekanan darah normal, melakukan donor darah minimal tiga bulan yang lalu, dan mengisi persyaratan lain di formulir donor darah (diantaranya tidak pernah tertular AIDS, Hepatitis C, dll).

Tetapi, tetap saja ada anggapan bahwa setelah melakukan donor darah, tubuh kita akan lemas dan melemah. Anggapan seperti itu salah, karena setelah melakukan donor kita diberi asupan manis seperti susu dan roti, untuk mempercepat proses pembentukan darah. Donor darah juga mempercepat proses penggantian sel-sel darah. Hasilnya, tubuh kita akan menjadi lebih sehat. Sel-sel darah dalam tubuh hanya mampu bertahan selama 100 hari. Jika darah tidak didonorkan, sel itu akan terbuang sia-sia.

Selain itu, donor darah juga dapat menghindarkan kita dari penyakit jantung dan kanker. Bagaimana bisa? Gaya hidup modern mengakibatkan kita lebih sering mengkonsumsi daging merah dan kurang asupan serat. Akibatnya, jumlah zat besi di tubuh kita terlalu banyak. Hasilnya, terbentuk radikal bebas yang dapat mengganggu kerja sel normal. Jika fungsi sel normal terganggu, kita akan beresiko terkena serangan jantung dan kanker.

Dengan rutin mendonorkan darah, radikal bebas yang terkandung dalam darah akan berkurang. Resiko terkena kanker dan serangan jantung pun akan berkurang.

Anda tidak usah takut tertular penyakit dari jarum yang digunakan. Jarum itu steril dan hanya digunakan sekali pakai. Tak usah gentar dengan anggapan pendonor rugi, karena menyumbang darahnya cuma-cuma, sedangkan Bank Darah mendapat untung karena menjual kantong darah. Biaya pembelian darah digunakan untuk memelihara  kantong darah dalam Bank Darah.

Dengan melakukan donor darah, otomatis kita juga menolong nyawa sesama manusia. Sekali kita melakukan donor, akan menolong tiga orang sekaligus. Karena satu kantong darah dapat diolah menjadi tiga bagian, sel darah merah, plasma, dan platelet.

Setelah sepuluh kali melakukan donor darah, anda juga  berhak memperoleh dispensasi biaya pengganti pengelolaan darah. Anda bisa memperoleh piagam donor darah setelah melakukan penyumbangan darah ke-10, 25, 50, 75, dan 100 kali. Biasanya, piagam donor darah untuk donor ke-50 diberikan oleh Presiden di Jakarta. Saat itu, anda berhak untuk bersalaman dengan beliau.

Tanggal 21 Juni ini diperingati sebagai hari donor darah. Selamat menyumbang darah, menolong sesama, dan menyehatkan diri sendiri.

Evaluasi Festival Malang Kembali

Juni 25, 2009

Festival Malang Kembali (FMK) atau Malang Tempo Dulu diadakan untuk keempat kalinya, tanggal 21-24 mei 2009, di sepanjang jalan Ijen. Tema Festival Malang Kembali tahun ini adalah rekonstruksi jati diri, budayaku tanggung jawabku. Ada berbagai atraksi menarik yang disajikan oleh panitia, seperti drum band, arak arakan pengantin menggunakan mobil antik, pertunjukan ludruk, wayang kulit, dan lain-lain.
Penonton juga bisa bernostalgia dengan permainan jaman dulu seperti egrang dan gobak sodor. Dipamerkan juga sepeda dan mobil antik, serta cikar berukuran ekstra. Ada juga berbagai macam lomba, seperti lomba busana batik anak-anak, penonton berkostum terbaik, dan lomba fotografi.
Pengunjung juga bisa berbelanja kaos khas malang, baju batik, kebaya, blangkon, mainan jaman dulu, uang kuno, dan benda-benda antik. Jika lelah berkeliling, mereka bisa menyewa dokar dengan harga yang terjangkau. Atau anda bisa pula istirahat sejenak, duduk, dan mencicipi makanan dan minuman tradisional yang dijajakan oleh banyak stan. Anda bisa bernostalgia dengan mengkonsumsi makanan tradisional yang hampir punah, seperti cenil, es gandul tali merang, juwet, es sinom, gulali, dan lain-lain.
Namun sayang, ada beberapa stan yang malah menyajikan makanan modern yang tidak selaras dengan tema Malang Tempo Dulu. Ada stan yang menghidangkan martabak, gudeg jogja, serta roti maryam yang berasal dari Arab. Selain itu, jam buka FMK yang panjang (hampir 24 jam) membuat beberapa stan lalai dan kurang mengawasi kualitas produk. Ada beberapa pengunjung FMK yang mengeluh karena kehabisan roti maryam. Ada juga yang kecewa karena nasi goreng dan es dawet yang akan dikonsumsi sudah basi.
Selain itu, terlalu banyak stan di FMK yang berjualan makanan dan minuman, sehingga terkesan kurang bervariasi. Juga ada yang berjualan barang-barang modern yang tidak dapat ditemukan pada jaman dulu, seperti tas anyaman, patung ukiran kayu, dan kaos. Penjaga stan di FMK tidak semuanya berpakaian a la jaman dulu. Pedagang kaki lima, pengemis, dan pemulung bebas berkeliaran di arena FMK. Sehingga suasana FMK tak ubahnya seperti pasar minggu jalan Semeru.
Selain itu, kebersihan jalan juga kurang dijaga. Banyak sampah yang berserakan di arena FMK. Pengunjung juga harus berhati-hati melangkahkan kakinya, karena ada kotoran kuda yang berserakan di jalan. Sehingga bau tak sedap mengganggu kenyamanan pengunjung.
Ajang FMK juga hanya menjadi ajang narsis para pengunjung. Mereka asyik berfoto di depan foto diorama Malang Tempo Dulu dan arena sawah buatan. Kesenian tradisional seperti wayang dan ludruk juga baru ditampilkan menjelang senja, dan jumlahnya kurang banyak. Seakan-akan, misi kebudayaan yang diusung oleh panitia hanya menjadi “tempelan” untuk mendulang keuntungan yang perputaran uangnya mencapai milyaran rupiah per hari.
Bagaimanapun, kita harus mengapresiasi langkah Yayasan Inggil sebagai penggagas FMK, untuk melestarikan budaya bangsa yang hampir punah. Semoga FMK tahun depan lebih baik daripada tahun ini.

Hello world!

Juni 25, 2009

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.